Misteri dibalik lagu All The Time All Night Long

 

Heyhoo blog readers yang ganteng dan cantik! Di postingan kali ini, aku akan mengulik tentang sebuah lagu buatanku di tahun 2012 dulu. Udah lama ya? Iya, emang udah lama tapi aku merasa gatel aja pengen ngulik satu lagu ini. Judul lagunya adalaaaahhhhhh *tratakdungces* All The Time All Night Long. Sebelum aku bahas panjang lebar, monggo kalian bisa sambil dengerin disini :

Liriknya adalah sebagai berikut :

All The Time All Night Long

Tonight I have remember you

The moment when we together in the loneliness night

But now you come back with you past

You hurting and waste my feeling that I give only for you

I’m standing here alone without your love again

Reff.

Do you remember

When we together

We walk together

Make me strong enough

Do you remember when we together

Spending time together

All the time all night long

 

Story behind this song…

Jadi gini, dulu tahun 2012 aku pernah menjalin sebuah hubungan dengan seorang cewek. Bahasa kerennya gacukan pacaran. Waktu itu aku emang naksir berat sama itu cewek, sampai – sampai rela ke kantin kampus tiap hari biar bisa lihat dia. Kalian tahu sendirilah kalau kalian naksir sama cewek/cowok pasti kalian rela nglakuin apa aja demi bisa lihat dia. Yekan.. Yekan.. Yekaaannn??? Oh iya, nama si cewek ini adalah RBD (singkatan). Menurutku, RBD ini menarik dari sisi personality. Dia punya daya tarik yang aku pikir berbeda dari cewek – cewek kebanyakan. Dan mungkin menurutku, dia agak sedikit misterius.  Menarik!!!

Saat itu, aku cari informasi tentang RBD ini lewat beberapa teman yang emang 1 fakultas sama dia dan kenal dengan dia. Tapi, informasinya simpang siur (udah punya pacar lah, udah ada yang deketin lah, udah naksir orang lain lah), jadi aku keep aja informasinya sampai waktu yang lama. Kalau aku nggak salah, aku jadi secret admirernya dia ini sampai 1 tahun. Lama ya? Tahan ya? Pait ya? Lha pie meneh, aku yo bingung meh kepiye. Tiap hari selama setahun itu, selalu aja ke kantin cuma biar bisa lihatin dia dari kejauhan. Yaudah cuma gitu doang sampai negara api menyerang wkwkwk.

Akhirnya dulu ada sebuah event kampus, namanya Rektor Cup dan aku menjadi salah satu panitia dokumentasi. Nah, di event ini aku pertama kali bisa ngobrol sama RBD ini secara langsung. Rasanya seneng buanget! Ya gimana nggak seneng, akhirnya aku bisa ngobrol langsung sama orang yang notabene aku taksir sejak setahun yang lalu. Dari yang awalnya cuma bisa mandangin dia dari jauh, malam itu aku bisa bertatap muka dan ngobrol sama doi. Awalnya ngobrolin masalah kamera, dan akhirnya aku bisa tukeran nomor hp sama doi.

Kemudian aku mulailah PE.DE.KA.TE sama dia. Jalan bareng, makan bareng sampai kalau nggak salah sih sebulan. Aku berani buat nembak dia, TAPI ditolak sama dia dengan alasan masih nyaman temenan dulu. Kecewa jelas kecewa, tapi aku nggak nyerah. Aku tetep aja deketin dia, karena aku emang udah lama naksir dia dan proses PDKT itu makin bikin aku jadi lebih naksir sama dia. Tapi PDKT itu nggak berjalan selancar jalan tol jam 3 pagi. Dalam proses PDKT itu, ada sosok mantannya dia yang masih sering ngehubungin dia. Bahkan saat kami berduaan aja, RBD masih sempat nyolong – nyolong buat komunikasi sama mantannya itu. Waktu itu antara aku bodoh atau buta juga nggak tahu, aku santai aja walaupun mereka masih berkomunikasi.

Waktu yang ditunggu pun tiba, tiba – tiba dia nanya sama aku. Kira – kira begini pertanyaannya : “Kamu, mau nggak pacaran?”. Lalu, aku jawab “Hah? Sama kamu?”. Dia kembali menjawab “Iya, kamu mau?”. Dengan perasaan bingung dan seneng banget jelas aku jawab “Iyalah, aku mau. Jadi sekarang kita jadian?”. Dia jawab lagi “Boleh…”. Lalu, akupun memeluk dia saking bahagianya aku saat itu. Seneeeeng banget rasanya bisa pacaran dengan orang yang udah lama banget kita taksir. Kalian bisa bayanginlah gimana senengnya aku saat itu.

EEIITTSSS, TAPI CERITANYA BELUM SELESAI SAMPAI SINI…

Beberapa teman – temanku mulai bertanya ke aku tentang status aku dengan RBD. Ya aku jawab kalau aku udah jadian dengan dia. Tapi, ada beberapa temanku yang memberi tahu aku kalau aku harus hati – hati karena RBD masih sering komunikasi dan bertemu dengan mantannya. Dan ada beberapa temanku yang nggak setuju aku berhubungan dengan RBD karena alasan tersebut. Tapi ya namanya aku saat itu sedang seneng dan mungkin buta jadi ya aku acuhkan kata – kata mereka.

Pernah suatu hari saat aku pulang ke kampung halamanku di Temanggung, dia bikin status di salah satu sosmed. Kira – kira begini bunyinya : “lagi butuh @nugrahatheo”. Ya aku tanpa pikir panjang langsung telepon dia dan tanya kenapa. Dia nggak mau jawab kenapa. Akupun reflek langsung mengajak salah satu temen deketku untuk pergi ke rumahnya dia yang berada di Solo. Aku tanya temanku yang letak rumahnya nggak begitu jauh dari rumah dia karena aku belum pernah ke rumahnya. Akhirnya aku berangkat berdua dengan temanku. Saat di perjalanan sampai Muntilan, RBD bilang nggak usah ke rumah. Aku jawab aku masih di jalan sampai Muntilan dan aku minta dia buat nunggu dirumahnya. Tapi dia tetap bersikeras melarangku ke rumahnya, padahal aku udah sampai di Muntilan. Ya mau nggak mau aku dan temanku menginap di tempat nenekku yang berada di Muntilan karena saat itu juga sudah malam.

Saat awal pacaran, aku punya niat kalau aku udah menginjak 1 bulan pacaran sama RBD ini aku pengen ngenalin ke orang tuaku. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Kami putus saat usia pacaran kami 3 minggu. Kalian yang ngebaca ini pasti ngertilah alasan kenapa kami putus kalau baca dari atas. Ya gara – gara itu. Dia mau putus, dengan alasan mau balik lagi dengan mantannya. JLEB!!! Aku langsung terdiam, bingung, sedih dan semua perasaain itu melebur jadi satu. Aku belum mengiyakan keinginan dia karena aku masih bingung. Kemudian, aku langsunglah cerita masalah ini ke temen dekatku yang udah kaya saudara sendiri, namanya MDB. MDB sendiri memberi saran kalau aku iyakan saja keinginan dia dengan alasan daripada kalian pacaran tapi dianya kaya gitu. Tapi, aku masih belum bisa terima karena aku masih sayang buanget sama RBD. Emang susah ya mengikhlaskan suatu hal yang kita sendiri masih merasa tidak ingin untuk mengikhlaskan.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan akupun masih merasa sedih dan terpuruk. Sangat terpuruk hanya karena itu. Move on tidak segampang membalikkan telapak tangan. Ketika menyayangi dengan setulus hati tapi dibalas dengan penghianatan. Perasaan sedih dan marah melebur menjadi satu, dan aku hanya bisa diam. Nangis? Jelas! Kadang tangis emang bisa menjadi obat yang paling manjur untuk segala jenis permasalahan dengan catatan setelah nangis kita bisa bangkit dari kesedihan dan mulai menjalani hari – hari dengan lebih semangat.

Lho, kenapa sih bikin lagu ini The? Dia kan udah nyakitin hati lo. Parahnya lagi, dia udah buang lo gitu aja cuma demi mantannya itu.

Walaupun endingnya kaya gini tapi aku tetep bersyukur kok udah diberi kesempatan.

Nggak nyesel?

Ehm.. Enggak sih..

Well, misteri dibalik lagu All The Time All Night Long akhirnya terkuak. HAHAHA. Inti dari lagu ini adalah pertanyaan dari seorang cewek/cowok kepada mantan pasangannya, apakah dia masih ingat memory yang indah saat mereka berdua menjalin kasih. Sedih yak? Ho’oh HAHAHA.

Ok! Sebelum aku akhiri, aku mau ngucapin terima kasih sebesar – besarnya kepada Mamed & Bangkid yang dulu membantu saya dalam meng-aransement lagu ini dan menggembleng saya saat proses recording agar hasilnya maksimal. Selain itu, terima kasih juga RBD untuk waktu, kesedihan dan kebahagiaannya hingga terciptanya lagu ini. Sampai jumpa di postinganku selanjutnya. Readers yang baik pasti meninggalkan jejak setelah membaca, tapi jangan spam yak! 😛

Last but not least, SALAM GANTENG! :pose ganteng: